DUNIA REMAJA



ADA banyak hal yang membuat remaja lebih berarti. Di zaman euphoria kini, kalau kita tidak memiliki keimanan, tentu akan terombang-ambing. Ingatkah kawan, akan remaja yang tidak membawa dirinya dengan baik, tentu hal ini akan membuatnya semakin jauh dari Allah. Sedangkan yang bisa membawa dirinya, tentu bila itu tidak sesuai dengan syariat islam, ia akan bertahan dengan prisipnya.

Sebenarnya ada banyak hal juga yang bisa membuat seseorang itu bisa tetap pada pendiriannya. Tentu segala sesuatu terjadi karena ada perubahan. Bila remaja ingin sukses, maka ia harus mengubah cara kehidupannya dari sekarang, yang misalkan malas, menjadi rajin.

Tentu dalam proses itu, terdapat berbagai halangan di tengah jalan kadang-kadang jenuh, malas, dsb. Tapi mudah saja mengkondisikan semula. Ingat saja tujuan kita apa, itu cenderung lebih memotivasi kita dalam beraktivitas. Insya Allah kalau masih ”NIAT”, tentu kita tidak akan menyiakan waktu lagi.

Orang yang ingin ”berubah” juga mestilah mempunyai manajemen waktu yang baik. Jangan sampai waktu yang dipunyainya menjadi sia-sia. Segala sesuatu menjadi lebih berarti dan baik.

Mumpung masih muda, tentu kita harus memanfaatkannya dengan beragam pretasi. Jadikan masa muda juga sebagai sarana ibadah sehingga sejak yang kita lakukan BAIK. Karena belum tentu juga esok kita bisa membuka mata. Sehingga melakukan ibadah yang terbaik semampu kita bisa, dan bukan dalam ibadah makna sempit, namun ibadah itu bisa digambarkan bersedekah pun ibadah.

Bila maju sendirian tentu tak akan ramai, mengajak teman untuk sukses bersama itu insya Allah sangat baik. Teman pun sangat memperngaruhi kita. Setidaknya ada hadits yang mengatakan, kalau ingin tahu dia sepeti apa, lihatlah sahabatnya. Karena insya Allah tidak akan jauh dari sifat sahabatnya.

Di lain sisi pun kita harus mencari, suri tauladan yang baik, tentu dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik (lihat QS Al Ahzab: 21). Maka insya Allah itu akan menjadikan hidup kita lebih berwarna dengan mengingat Allah hati menjadi tenang (lihat QS Ar Radu: 28).

Mencari ilmu dan meluaskan pengalaman juga bisa dilakukan dengan mengikuti komunitas yang baik. Bawalah diri menjadi baik dengan mencari lingkungan yang baik. Insya Allah tidak akan rugi. Yang ada justru menguntungkan karena kalau kita susah-senang bisa saling menyemangati. Intinya saling membantu.
Jadi, mulai hidup yang baru dengan memilih warnamu! Semangat!

Comments

Popular posts from this blog

Ustadz Hanan Attaki, Founder Pemuda Hijrah: Berdakwah secara Asik, Gaul, Tetap Syar'i

Ustadz Evie Effendi, Berdakwah secara Asik, Unik, dan Pantun yang Memikat Hati

3 Finalis Hafiz Indonesia 2017

Total Pageviews

Muslimah Blogger Community

Blogger Perempuan