ANEMIA

Diskusi bertemakan wawasan kesehatan adalah hal yang mengasyikkan. Pernah mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini?

  • Mudah lelah
  • Nafsu makan yang menurun
  • Kurang berenergi
  • Sesak napas
  • Muka pucat
  • Pusing dan sakit kepala
  • Selera makan hilang
  • Kaki dan tangan terus terasa dingin
  • Merasa kesemutan pada kaki
  • Lidah membengkak atau terasa sakit
  • Sistem kekebalan tubuh menurun sehingga rentan terkena infeksi
  • Sakit pada dada
  • Kuku menjadi rapuh atau gampang patah
  • Rambut yang mudah patah atau rontok
  • Palpitasi atau sensasi jantung berdebar


Kurang sel darah merah?
Samakah dengan tensi darah rendah?
Pemeriksaan apa yg bisa dilakukan untuk menegakkan diagnosis anemia?
Di kalangan masyarakat, hipotensi (tekanan darah rendah) dengan anemia seringkali disamakan.

Untuk mengetahui apakah qta anemia atau tidak, dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin dalam darah. Kadar normal untuk wanita 12-16 gr/dL, pria 16-18 gr/dL. Bisa periksa ke puskesmas, biayanya murah hanya 10 ribu, yang memiliki bpjs bisa gratis.

Atau, kalau mau gratis walau ngga punya bpjs.. Datang ke PMI untuk donor darah, nnti disitu ketauan kita anemia atau ngga.

Kurang darah, masyarakat terkadang menyamaratakan istilah tersebut dengan hipotensi dan anemia. Padahal mereka berdua berbeda.

  1. Hipotensi: merujuk pada laju aliran darah menyebar ke seluruh tubuh dengan kecepatan rendah.
  2. Anemia: isi sel darah merah yang kurang (kalo air sirop mah, cawerang darah kita teh)

Dan ternyata memiliki anemia pun merupakan salah satu gejala kurang protein juga. Sudah dijelaskan di atas bahwa beberapa penyakit memang mempunyai gejala yang mirip bahkan sama.

Sebelum dilakukan pemeriksaan secara fisik (bagian dalam bawah mata pucat, bibir pucat) dan pemeriksaan lab (kadar Hb). Statusnya masih dicurigai. Penyebab anemia banyak, sehingga penamaan untuk macamnya pun berdasarkan penyebab nya itu.. Contohnya anemia defisiensi besi, berarti anemia ini trjadi karena kekurangan zat besi. Adalagi anemia defisiensi folat, anemia haemolitik, anemia bulan sabit, dll..

Yang sering terjadi dan dapat kita koreksi dengan gaya hidup sehat salah satunya adalah anemia defisiensi besi. Mari kita bahas lebih lanjut. Anemia ini sangat sangat sangat penting untk dicermati bagi calon ibu

Apalgi Busui.. Kerasa banget, telat makan sedikit langsung nyut-nyutan. Bagi ibu yang menyusui, yang mengandung caffein dihindari.

Anemia defisiensi besi: zat besi diperlukan tubuh untuk menghasilkan komponen sel darah merah yang dikenal sebagai hemoglobin. Sel
darah merah dibutuhkan oleh tubuh untuk menyimpan dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh organ. Nah dari sinilah bermula segala akibat gejala yang tadi di awal pembahasan muncul.

Lemah letih lesu lunglai, menurun daya konsentrasi, sehingga menurun pula produktivitas. Bahkan, sampai bs berakibat kematian bagi ibu bersalin krn anemia ini. Dan haid merupakan salah satu penyumbang perempuan rentan anemia. Dan bahayanya, jika seorang perempuan langganan anemia adalah akan berakibat buruk saat kehamilan persalinan dan nifas serta kualitas kehidupan seorang manusia.

Maka, kurangi goreng-gorengan, minum sehari min.8 gelas, perbanyak makan sayuran + buah2 an, minum jus buah naga..

Dari anemia, bisa menyebabkan kematian ibu. Luka bekas persalinan pada jalan lahir maupun bekas perlekatan plasenta tidak kunjung sembuh karena ibu menderita anemia, sehingga rentan terjadi infeksi lokal sampai seluruh tubuh. Jika hal itu terjadi, maka bisa berakibat kematian.


  1. Saat hamil, tentunya kita sudah tau bahwa kita membutuhkan nutrisi untuk diri sendiri dan juga perkembangan janin yang dikandung.
  2. TM 1 adlh masa dimana pembentukan organ seorang calon manusia, jika ibu menderita anemia,  tentunya ia akan kekurangan nutrisi dan oksigen yang dibawa oleh Haemoglobin dalam proses metabolisme dan pembentukan organ tersebut. Bahan yang tidak optimal akan membuahkan hasil yang tidak optimal pula.. Seperti kita saat membuat kue, kalau pemilihan bahannya tidak berkualitas, kmungkinan besar akan jadi kue yg bantat. Trimester selanjutnya 2 dan 3 adalah masa kelanjutan, seluruh organ tubuh sudah terbentuk tinggal ngegedein ajah.. 
  3. Kalau ibu nya anemia, maka bisa terjadi pertumbuhan janin yang terhambat.. Misal harusnya usia kandungan 7 bulan itu tinggi rahimnya 26cm, trnyta hanya 20 cm.. Ini tidak sesuai dengan usianya.
  4. Persalinan. Ibu yang menderita anemia, akan rentan mengalami komplikasi perdarahan. Perdarahan dari:  Luka bekas perlekatan plasenta yg tidak menutup sempurna karena otot rahim lemas tidak bertenaga alias tidak berkontraksi. Dalam hitungan menit bisa merenggut nyawa ibu. Saat kelahiran, bayi dengan berat lahir yang rendah akan rentan mengalami gagal nafas atau ngga nangis.. (normal bayi menangis saat lahir, menunjukan sistem pernafasan mulai berfungsi dengan baik). Dari ibu anemia, bisa menyebabkan kematian bayi. Jika gagal bernafas, keterlambatan otak memperoleh oksigen akan berkurang. Bahkan bisa menyebabkan kematian bayi. Dan karena kekurangan oksigen di awal kehidupannya ini, Kedepannya akan menimbulkan kemungkinan efek keterlambatan perkembangan yang lain.
Nah karena anemia ini ternyata sangat membahayakan, apalagi bagi calon ibu.. Berarti... Sedari awal jaga asupan nutrisi.. Tentunya dengan konsumsi makanan yg kaya akan zat besi. Banyak mengkonsumsi sayur2an hijau, sbagai sumber zat besi.. Lalu jangan lupa tambahkan pula vit.c dari buah-buahan, kemudian asam folat dari kacang-kacangan.. Mereka membantu terbentuknya zat besi.

Beberapa larangan perlu disaring, ada yang memang baik yaa kita krjakan, tapi jika merugikan jangan diikuti. Cara memasaknya pun harus diperhatikan, tidak boleh terlalu matang, dan JANGAN dibarengi dengan minum teh. Ini nih.. Kebiasaan orang sunda yang jelek.. Habis makan minum teh. Teh menghambat proses pembentukan terutama zat besi.

Dan bila perlu minum vitamin yang mengandung zat besi, vit.c, dan as.folat kaya sang*bi*n, cavipl*x, folav*t, C*R, dll

Dan, cobaa ternyata setiap keluarga indonesia nih..
Kalau ada 1 ekor ikan? Apa saja yang dipilih? 
Dipotong jd 3, bagian mana untk ayah, ibu dan anak. Ternyata kebanyakan bagian tengah untuk ibu, buntut untuk anak dan kepala utk bapak.

Mengapa angka Kematian Ibu masih tinggi di Indonesia?
Karena nutrisi untuk ibu tidak dioptimalkan.. Ibu kebagian buntut.. Ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat. Generasi yang sehat akan menjadi pondasi bangsa yang sehat pula.

Anemia adalah penyakit yang sepertinya ringan, tapi ternyata berbahaya dan bisa berpengaruh terhadap kehidupan calon manusia yang notabene bagian penting dari sebuah bangsa. Bangsa yang sehat berasal dari generasi yang sehat. Generasi yang sehat berasal dari ibu yang sehat. Persiapkan kesehatan sedari dini, sedari menjadi calon ibu. Dan ini semua tentunya tidak lepas dari campur tangan peran dan andil para bapak.

Anemia defisiensi besi bukan penyakit keturunan. Tidur malam cukup juga bisa mencegah anemia.

Comments

Popular posts from this blog

Ustadz Hanan Attaki, Founder Pemuda Hijrah: Berdakwah secara Asik, Gaul, Tetap Syar'i

Ustadz Evie Effendi, Berdakwah secara Asik, Unik, dan Pantun yang Memikat Hati

3 Finalis Hafiz Indonesia 2017

Total Pageviews

Muslimah Blogger Community

Blogger Perempuan