STORY OF MY VILLAGE

Sunday, July 24, 2016

Lebaran selalu meninggalkan kebahagiaan karena berkumpul bersama sanak saudara. Lebaran menjadi momen yang baik untuk menjalani hari baru setelah melewati 30 hari dalam mencinta-Nya secara utuh.

BAHAGIA. Kata yang tepat menggambarkan kebahagiaan karena dua tahun terakhir saya tidak mudik ke jawa, dan berarti sudah dua kali idul fitri saya tidak bertemu saudara besar saya di Jawa.

Alhamdulillah tahun ini saya berkesempatan ke Jawa bersama keluarga. Suami saya mengizinkan saya dan Aska mudik ke Jawa. Ini kali pertama Aska dibawa jauh ke luar kota dan pertama kalinya Aska bertemu dengan saudara besarnya di Jawa.

Selama perjalanan sejak jam 5 pagi sampai di Grobogan, Jawa Tengah pukul 21.30 menghabiskan waktu 16 jam lebih 30 menit. Ayah memilih hari kedua lebaran, karena mengurangi kemacetan di jalan jika pulang sebelum hari lebaran.



Selama perjalanan itu pula alhamdulillah Aska happy dan bisa teralihkan rasa bosannya dengan menikmati angin sepoi dan suasana hehijauan saat perjalanan. Perjalanan yang panjang membutuhkan kesabaran. Seperti seseorang yang sedang pergi ke suatu tujuan, dan rasa lelah terbayarkan ketika sampai di tempat tujuan.

Sudah dua hari di Jawa Tengah, Aska seringkali mengajak keluar rumah dan ingin jalan-jalan.








Pertama, Aska bisa mengeksplore binatang ternak 
Di luar rumah banyak pepohonan, dan aneka binatang ternak secara tidak langsung bisa memperkenalkan kembali tentang binatang ternak seperti sapi, kambing, bebek dan ayam. Apalagi di usianya yang akan menginjak 2 tahun bulan September nanti, bisa juga mengenal bunyi ciri khas binatang tersebut. Enam hari di Jawa, Aska mampu menirukan suara sapi, kambing, bebek dan ayam. Sempurna.


Kedua, Aska bisa mengenal masjid atau yang dikenal surau sentral dari suatu masyarakat
Biasanya Aska kalau di Bandung dikenalkan dengan Masjid di dekat rumah, di Pusdai, di Salman.. Ternyata di Jawa Aska bisa lihat ada bedug dan mencoba menggunakan bedug. Hal yang baru baginya dan membuat senang.



Ketiga, Bermain dengan saudara
Anak kecil amat mudah bergaul dengan anak lainnya. Hari pertama tiba di Jawa, Aska langsung nyambung dan bermain petasan banting. Aska bisa bermain petasan banting. Selain itu bisa bermain kembang api dan sepeda bersama saudaranya.

Aska di usianya yang hampir genap dua tahun memang dikenal sangat aktif dan tidak bisa diam. Aska senang mencoba hal baru dan rasa keingintahuan yang tinggi. Sebagai orang tua perlu memfasilitasi anak agar potensinya bisa diarahkan.

Sebagai seorang Ibu, saya sangat senang karena perjalanan mudik kali ini bisa mengeratkan ukhuwwah kembali, terutama bisa kembali teringat perjalanan orang tua saat kecil dibesarkan di kampung halamannya, bercerita tentang cinta dan dakwah, bahwa semata-mata kehidupan mesti diiringi dengan ibadah.

Dalam mudik juga belajar arti kesederhanaan dan rasa syukur atas apa yang telah Allah Swt. berikan, serta senantiasa menyayangi sanak saudara dan tali silaturahim yang mesti selalu dijaga.

Di Jawa kami menghabiskan waktu selama 6 hari. Pada saat pulang ke Bandung, perjalanan ditempuh dari jam 02.30 dini hari tiba di rumah pukul 17.30. Total sekitar hampir 14 jam perjalanan. Wow!

Mudik kali ini menjadi penyemangat dan menambah tali silaturrahim tentunya. Terima kasih Abi, Ummi jadi bisa ketemu Eyang Uyut dan saudara semua.



Upcoming event dari DiaryHijaber 
Nama Acara : Hari Hijaber Nasional
Tanggal : 7 Agustus 2016 - 8 Agustus 2016 
Tempat : Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat

You Might Also Like

2 komentar

KEB

#

Blogger Perempuan

#

Blogger Muslimah

#