Jadi Menantu Super Sabar


Tak pernah terbayangkan kalau seseorang yang menjadi suami saya sekarang akan memutuskan tinggal melanjutkan rumah keluarganya dulu.

Dulu yang selalu saya bayangkan sebelum nikah, kalau cari calon suami, kami sekeluarga tinggal ngontrak di rumah baru. Memulai semuanya dari awal. Banyak kado pernikahan dari kompor gas, blender, rice cooker dan peralatan lain dan saya bayangkan kami pindah ke rumah yang baru.

Setelah menikah, sebulan, dua bulan, setahun, tiga tahun, dan sekarang hampir empat tahun tidak ada tanda-tanda kami akan pindah ke rumah baru.

Terlebih setelah rumah keluarga suami dipindah tangankan sekaligus dibeli atas nama suami, makin tertutuplah pintu keinginan untuk memiliki rumah baru.

Jujur, sejak kemarin ada postingan seorang teman yang bertanya baiknya tinggal di rumah orang tua atau ngontrak. Hampir rata-rata menjawab dan memilih tinggal mengontrak.

Begitu mudah mereka mengatakan hal itu. Untuk mandiri, susah senang ditanggung berdua, dan lain sebagainya. Tapi, saya merasa sakit hati entahlah kepada siapa.

Ada satu orang yang menjawab, kalau orang tua sendiri, ngga ada salahnya menemani orang tua. Cucok sekali dengan apa yang saya alami.

Hufh... Dan saya ditakdirkan untuk tinggal bersama keluarga suami dengan segala lika likunya, dan pahit susah senangnya.

Semangaaaat!

#odop
#odop27
#bloggermuslimah

Comments

Popular posts from this blog

Ustadz Hanan Attaki, Founder Pemuda Hijrah: Berdakwah secara Asik, Gaul, Tetap Syar'i

Ustadz Evie Effendi, Berdakwah secara Asik, Unik, dan Pantun yang Memikat Hati

3 Finalis Hafiz Indonesia 2017

Total Pageviews

Muslimah Blogger Community

Blogger Perempuan