Urgensi Membaca dan Menghafal Al Quran (Part 1)


Sudahkah membaca 1 juz Al Quran hari ini? 
Pertanyaan ini bisa jadi bukan menyinggung sahabat yang membacanya, namun juga pada diri saya sendiri. Al Quran sebagaimana kita ketahui merupakan pedoman dalam hidup kita. Kewajiban kita terhadap Al Quran sendiri terdiri dari 5, yaitu Membaca, Mentadaburinya, Mengkajinya, Menghafalnya dan Mengamalkannya.

Sudah sampai mana kita mendalami Al Quran itu sendiri? Mendalami Al Quran dapat dipelajari dengan membaca Al Quran dengan tartil seperti dijelaskan dalam QS Al Muzammil ayat 4. Hal ini bisa dipelajari dengan mempelajari tahsin tilawah. Tentu hal ini dilakukan untuk menjaga lidah dari kesalahan ketika membaca Al Quran.

Keutamaan tilawah Al Quran sendiri yaitu:
1. Mendapat syafaat di hari kiamat. 
Dari Umamah ra. berkata, "Saya telah mendengar Rasulullah saw.bersabda: "Bacalah oleh kamu sekalian Al Quran, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya." (HR Muslim)

2. Mendapat derajat yang tinggi
Selain itu, keutamaan bertilawah Al Quran ialah mendapat derajat yang tinggi. Dari Aisyah ra. ia berkata, Telah bersabda Rasulullah saw. "Orang yang membaca Al Quran dengan mahir, akan bersama-sama malaikat yang mulia lagi taat, dan orang yang membaca Al Quran dengan terbata-bata dan merasa berat, maka dia mendapat dua pahala." (HR Bukhari)

3. Mendapat sebaik-baik anugerah Allah SWT. 
Rasulullah saw. bersabda: Allah Swt. berfirman: "Barang siapa yang sibuk dengan Al Quran (melebihi daripada sibuk) dengan dzikir dan memohon (berdoa) kepada-Ku, pasti Aku akan berikan kepadanya karunia yang lebih utama dari yang Kuberikan kepada orang-orang yang memohon (berdoa). Dan keutamaan kalam Allah Swt. di atas semua ungkapan, laksana keagungan Allah Swt. di atas semua makhluk-Nya. (HR Tirmidzi)

4. Terhindar dari kehancuran 
Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya orang yang tidak ada sedikitpun dari Al Quran pada rongga mulutnya, bagaikan rumah yang rapuh." (HR Tirmidzi)

5. Keutamaan belajar dan mengamalkan 
Dari Utsman bin Affan ra. ia berkata, Bersabda Rasulullah saw. "Sebaik-baik kamu sekalian adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya." (HR Bukhari)

Ibnu Mas'ud berkata, "Jika kalian menginginkan ilmu, maka galilah kandungan Al Quran, sebab di dalamnya terdapat ilmu generasi pertama manusia dan generasi terakhir." 

Hasan bin Ali ra. berkata, "Generasi sebelum kalian memandang Al Quran sebagai kiriman surat dari Rabb mereka, sehingga mereka selalu mentadaburinya di malam hari dan merindukan di siang hari."

Orang yang disibukkan dengan menghafal Al Quran, anda akan menemukan hanya disibukkan dengan tujuan agar hafalannya tidak terlantar kesana kesini. Tujuannya tiada lain, merekatkan huruf dan gambar serta kalimat. Tak heran bila terkadang menemukan seorang yang hafal Al Quran tapi jauh dari mempraktekkan kandungannya, perilakunya jauh dari Al Quran. Naudzubillah.

Memfokuskan pikiran antara beberapa target, maksud dan tujuan dalam satu waktu merupakan sebuah proses yang membutuhkan perhatian, tekad, dan pemusatan pikiran.

Al Hasan berkata, pembaca Al Quran (qori) terbagi pada tiga tipe.
Pertama, yang menjadikan Al Quran sebagai komoditas untuk mencari makan. Kedua, yang menegakkan huruf-hurufnya, tanpa mengesampingkan aturan-aturan dalam Al Quran. Tipe ini begitu gigih mempersulit penduduk negeri dan hanya menjadikan Al Quran sebagai alat pemikat para pejabat. Banyak sekali pembawa Al Quran yang bertipe seperti ini.

Ketiga, tipe yang menyengajakan diri mencari obat, solusi dan terapi Al Quran untuk mengobati penyakit yang menggerogoti hati-hati mereka. Tipe ini tiada henti menyelami samudera makna Al Quran di mihrab-mihrab, berselancar dengan Al Quran di tempat-tempat aktivitas mereka dan mereka merasakan rasa takut yang menyingkirkan duka. Tipe-tipe ini adalah yang akan Allah Swt. karuniakan pertolongan dan dukungan dalam menghadapi musuh-musuh Allah Swt.*

Bersambung..
Baca juga: Urgensi Membaca dan Menghafal Al Quran (part 2)

*diambil dari buku Panduan Tadabbur dan Meraih Sukses dengan Al Quran oleh Khalid bin Abdul Karim Al Lahim. 

#odop6
#bloggermuslimah

Comments

Waduh. Terima kasih sudah diingatkan. Pernah juga kalau enggak salah ingat, Teh Ninih pernah bilang, "Kalau udah sibuk banget dengan urusan dunia,tinggalkan dan bersegeralah menuju Allah." Dan membaca Al-Quran termasuk menuju Allah, kan, ya?
Terima kasih sudah mengingatkan, Mbak :)
Sri Al Hidayati said…
iya sama2, ini untuk reminder ke diri sendiri juga :)
Sukaaa artikel dan quotesnya masya Allah..

Popular posts from this blog

Ustadz Hanan Attaki, Founder Pemuda Hijrah: Berdakwah secara Asik, Gaul, Tetap Syar'i

Ustadz Evie Effendi, Berdakwah secara Asik, Unik, dan Pantun yang Memikat Hati

3 Finalis Hafiz Indonesia 2017

Total Pageviews

Muslimah Blogger Community

Blogger Perempuan