Kesan Pertama Membacakan Buku Cerita (Bergambar) dalam Aplikasi Let's Read

 

Menunjukkan salah satu cerita di aplikasi Let's Read


"Jika menginginkan anakmu cerdas, bacakan ia cerita. Jika menginginkannya lebih cerdas, bacakan ia lebih banyak cerita."
-Albert Einsten

Sudahkah Ayah Bunda sebagai orang tua membacakan banyak cerita untuk anak? Dari sebulan ini sudahkah membacakan cerita dari buku berbeda? Ataukah kesulitan karena kurang bahan cerita?

Ketika buku semua sudah habis dibaca, kemudian anak ingin buku baru dan bosan dengan buku yang ada, biasanya apa yang Bunda lakukan? 

  1. Pergi ke perpustakaan 
  2. Pergi ke toko buku 
  3. Atau berbelanja online 

Dari ketiga hal tersebut manakah yang lebih sering? 

Pergi ke perpustakaan


Pergi ke toko buku


Karena pandemi seperti ini, saya bisa merasakan dampak yang besar salah satunya gak TIDAK bisa ke perpustakaan. Juga ke tempat-tempat umum seperti toko buku karena bisa jadi berkerumun. Sehingga yang bisa dilakukan adalah point ke-3. 

Namun ada alasan untuk membaca buku dalam sebuah aplikasi.

*

Membaca buku saat ini sudah beralih ke platform Digital 

Sadarkah Bunda, bahwa pertumbuhan membaca saat ini terutama penerbitan buku cetak saat ini sudah mulai berkurang, dan beralih ke platform Digital?


"Lesunya industri industri buku cetak adalah semakin turunnya jumlah produksi buku. Afrizal mengungkapkan, jika saat ini penerbit memproduksi buku sebanyak 3.000 eksemplar, dalam satu tahun jumlah tersebut belum tentu habis terjual. Hal itu membuat rata-rata penerbit kini lebih selektif dalam menerbitkan buku untuk menghindari kerugian di pasaran. Apalagi, melemahnya ekonomi di Indonesia membuat masyarakat cenderung menahan pengeluaran, terutama untuk barang-barang yang bisa ditunda konsumsinya seperti buku. Satu lagi indikator lesunya industri buku di Indonesia adalah berkurangnya jumlah distributor buku. Jika 10 tahun yang lalu, terdapat 5.000 toko buku, kini jumlahnya sekitar 1.000 toko buku saja." (Republika.id, 2015) 


'Alasan kedua omzet industri penerbitan menurun adalah dikarenakan perubahan preferensi pembaca dari buku fisik menjadi online atau digital. "Perubahan cara membaca itu mempengaruhi betul industri penerbitan," ujar Mughi.' (Industrikontan.co.id, 2015)


"Tren kenaikan buku digital juga dibarengi dengan meningkatnya kemampuan masyarakat mengakses internet secara luas. Berdasarkan laporan terbaru We Are Social, pada tahun 2020 disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada kenaikan 17% atau 25 juta pengguna internet di negeri ini. Berdasarkan total populasi Indonesia yang berjumlah 272,1 juta jiwa, maka itu artinya 64% setengah penduduk RI telah merasakan akses ke dunia maya." (detik.com, Februari 2020)


Sekarang ini berbagai macam pilihan buku dari mulai text book dan digital bisa menjadi pilihan. Karena semua platform sudah mulai merambah ke digital, dan kita mengenal beberapa, dan aplikasi Let's Read ini khusus koleksi buku Membaca Online cerita anak yang bisa menjadi kiblat perbukuan agar anak senang membaca buku. 

Nah, sekarang kita kenalan yuk dengan aplikasi Let's Read ini. 


Mengenal Aplikasi Let's Read

Aplikasi Let's Read

Jadi, Let's Read ini adalah perpustakaan digital buku cerita anak persembahan komunitas literasi dan The Asia Foundation.

Misi Let’s Read sendiri adalah membudayakan kegemaran membaca pada anak Indonesia sejak dini melalui Digitalisasi cerita bergambar; Pengembangan cerita rakyat yang kaya kearifan lokal; dan Penerjemahan buku cerita anak berkualitas terbitan dalam dan luar negeri ke dalam bahasa nasional dan ibu.

Ratusan koleksi cerita bergambar Let's Read dapat dibaca, diunduh, disebarkan, dan diterjemahkan secara bebas melalui situs maupun aplikasi Android: bit.ly/letsreadapp.

Kesan Pertama Membacakan Buku Cerita (Bergambar) dalam Aplikasi Let's Read 

Perpustakaan digital Let's Read
Aska sudah bisa memilih bacaan sendiri dan anteng membaca
Adzki khusyuk menyimak saat dibacakan cerita dalam aplikasi Let's Read


Ada banyak buku yang bisa dipilih dalam (perpustakaan digital) aplikasi Let's Read ini. Kesan pertama, first impression Adzki senang apalagi saat memilih buku yang akan dibaca. Banyak cerita lokal daerah juga seperti daerah Sumatra, jadi bisa tahu kebudayaan daerah juga. 

Adzki paling suka dengan cerita hewan (fabel). Tokoh utama fabel menirukan suara kucing, beruang misalnya, ia merasa tertarik, menunjuk-nunjuk dan minta dibacakan sampai akhir. Saat dibacakan cerita, secara tidak langsung Adzki membaca, ia bertualang, menjelajah ke negeri kutub, dan lainnya.

Terkadang saya membacakan Let's secara bersamaan Aska dan adzki di malam hari. Terkadang membaca di waktu yang berbeda. Karena Aska sudah bisa memilih sendiri bacaannya dan kebutuhan bacanya sudah meningkat dibandingkan seumuran Adzki 2 tahun yang senang fabel. 

Bagi yang belum pernah membaca di aplikasi ini, kalian tidak akan merasa ini berbeda tidak berbeda dengan buku text book. Buku yang ini adalah full color, terdapat ilustrasi hewan yang menarik, dan terdapat banyak bahasa yang bisa dipilih. 

Tema yang dipilih juga menarik. Ada Science, Nature, Folktales, Non-fiksi, Family, dan lainnya. 

Tema science menarik untuk anak anak

Membaca online dalam aplikasi Let's Read 


Banyak faktor/alasan ingin membacakan buku cerita anak dalam aplikasi Let's Read. 

Alasan Membaca Buku Cerita Anak dalam Aplikasi Let's Read 

Ada sajakah alasan khusus untuk membaca Let's Read ini? Yuk simak selengkapnya.

1. Praktis, tidak perlu membawa buku kemana-mana  

Sebagai seorang Ibu yang selalu membawa tas dan perlengkapan anak dari mulai popok bayi, baju ganti untuk jaga-jaga, kemudian minuman, tisu basah, cemilan, dan yang lainnya. Saya mulai mengurangi membawa barang-barang seperti buku hard cover yang biasanya tebal-tebal. Karena biasanya saya rempong dan memakai kendaraan umum, saya memilih yang praktis saja.

Terutama aplikasi Let's Read ini sangat membantu sekali ketika kita sedang dalam perjalanan jauh ke luar kota, maka aplikasi Let's Read ini bisa digunakan. Saat malam hari misalnya sebelum tidur tidak ada bacaan, anak tetap bisa menyimak cerita seru dari aplikasi Let's Read ini.  

2. Aplikasi diunduh secara bebas, mudah, tidak ada cost untuk membeli buku 

Dalam aplikasi Lets Read ini anak bisa mendapat cerita baru tanpa harus membeli buku baru atau mengeluarkan cost biaya membeli buku. Bunda bisa membacakannya kapan saja ketika membutuhkan. Ratusan koleksi cerita bergambar Let's Read dapat dibaca, diunduh, disebarkan, secara bebas. Wah senang sekali, ya! 

3. Tema tema menarik dalam aplikasi Let's  Read 

Dalam aplikasi Let's Read, terdapat pilihan tema-tema yang menarik. Ada Science, Nature, Folktales, Non-fiksi, Family, dan lainnya. 

Yang menarik perhatian anak-anak saya, banyak tokoh utama binatang atau hewan dalam aplikasi Let's Read. Dan sangat cocok dengan anak saya yang suka dengan tokoh fabel. 

Biasanya si kecil akan minta dibacakan dan menunjuk foto hewan tersebut, menirukan suaranya, seperti sesekali Adzki melihat foto ke kucing, dalam aplikasi dan minta dibacakan. Terlebih  Kakaknya sudah bisa memilih sendiri buku dan buka halamannya sendiri. Meski Aska belum bisa membaca, ia tertarik dengan gambar-gambar dalam aplikasi Let's Read. Ia biasanya sangat antusias memilih satu cerita untuk dibacakan. 

4. Saat kurangnya bahan cerita dan spontan harus membaca buku 

Menemani anak ada kalanya anak ingin punya waktu bermakna dengan orang tua. Biasanya hal yang dilakukan adalah punya waktu bersama termasuk membaca buku. Saat kurang bahan cerita yang ada di rumah, senang sekali karena di handphone bisa ada aplikasi yang memudahkan ketika spontan kurang bahan cerita saat membaca buku.

5. Senangnya mengamati gambar dan warna dalam aplikasi Let's Read 

Sebagai seorang Ibu, saya tahu anak saya senang dengan buku bergambar dan aneka warna. Hal ini baik untuk merangsang kognitifnya sehingga bisa belajar mengenal warna juga bisa mengamati  gambar yang ada. Hal inilah yang membuat si Kecil tertarik dan mengamati halaman per halamannya.

Selain itu memang si Kecil kerap membuka buku dan berceloteh sendiri. Ia senang menafsirkan sendiri cerita dalam gambar yang ada di setiap halamannya. 

Tentang aplikasi Let's Read

Jadi, mau tidak mau kita sebagai Bunda di era digital harus menyesuaikan diri dengan kondisi zaman yang sudah beralih dari teks book ke platform digital. Meski telah bergeser dari buku cetak ke platform digital, bagaimanapun medianya, baik buku cetak atau dalam aplikasi, kita bisa terus membudidayakan membaca pada anak-anak cucu kita. 

Jangan lupa unduh aplikasi Let's Read , semoga kita bisa memaksimalkan minat baca pada anak dengan membacakannya lebih banyak cerita. 

Sudahkah kita membacakan cerita kepada anak kita hari ini? Yuk siapkan diri membacakan cerita untuk anak dengan cerita yang terbaik!  If you want your children to be intelligent, read them fairy tales. If you want them to be more intelligent, read them more fairy tales. –Albert Einsten []

20 comments

  1. Baru aja instal ini. Belum eksplor lebih jauh. Tapi saya semangat nih. Bisa dapat bacaan bagus yang bisa dicetak juga. Seru!

    Eh, kl nulis di sana gimana caranya, ya?

    ReplyDelete
  2. Benar, melemahnya perekonomian membuat orang sekarang berpikir panjang untuk membeli buku. Kalau bisa beli buku digital, kenapa tidak.

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah, aku juga memakai aplikasi ini sebagai andalanku membacakan cerita untuk anakku, Mbak. Tadi sebelum tidur juga kubacakan satu cerita, selesai terus pules tidurnya. Ini dia tidur sambil ngigo ketawa, mungkin lagi memimpikan cerita dari bacaan yang kubacakan tadi. Hihi

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah ya mbak ada let's read, jadi lebih praktis juga mudah kalau anak ingin baca beragam cerita.

    ReplyDelete
  5. Semoga nanti nggak hanya buku bacaan digital buat anak saja tapi juga buat ornang dewasa ya mba. Senangnya ada aplikasi seperti ini ya

    ReplyDelete
  6. Sewaktu anak-anak masih kecil saya juga membacakan dongeng pada mereka setiap malam, mereka terlihat antusias kalau dibacakan cerita.
    Dengan menggunakan Let's Read kegiatan membaca dongeng jadi semakin praktis ya..

    ReplyDelete
  7. Makin banyak aja nih rekomendasi aplikasi yang kid friendly ya mba. CUss ah aku juga mau install Let's Read. Biar bisa ajakin Kevin baca buku digital

    ReplyDelete
  8. lucu banget cerita si pluto, besok aku baca sama anakku ah. Dia dari umur 3 tahun udah suka Let's Read tapi karena screen time masih ku batasi jadinya aku cetak bukunya trus bisa dibawa kemana-mana deh.

    ReplyDelete
  9. Yang paling unik tuh ada keragaman bahasa, sampai bahasa daerah ya mbak, jadi bisa sekalian mengenal budaya. Love banget sama Let's Read.

    ReplyDelete
  10. KOleksi bukunya banyak ya di Let's Read. Anak-anak pasti suka nih. Semoga saja dengan adanya Let's Read anak-anak jadi rajin membaca buku.

    ReplyDelete
  11. temanya macem-macem ya ternyata mba. boleh juga nih, anakku lagi seneng belajar tentang astronomi soalnya. makasih ya rekomendasinya

    ReplyDelete
  12. Aku masih pakai bukusih menceritakan buku cerita tapi sesekali pakai platform digital juga. Bagus let's read ya mbak. Aku juga membacakan buku lewat let's read

    ReplyDelete
  13. Aplikasi ini keren banget ya mbak, ceritanya banyak dan ikustrasinya bagus. Saya juga unduh aplikasi ini mbak.

    ReplyDelete
  14. I believe there is so many interesting books and stories you can find in this particular application. I will check it out myself

    ReplyDelete
  15. Sedih sekali tentu yaa...masa pandemi jadi mengurangi satu aktivitas yang disukai anak dan Mama, membaca bersama.
    Alhamdulillah,
    Ada aplikasi Lets Read yang koleksi bukunya banyaak~
    plus cocok untuk anak usia batita.

    ReplyDelete
  16. Bagus amya ada app sepeeti ini yang banyak banget membantu kita belajar banyaak dan enjoy reading

    ReplyDelete
  17. Koleksi bukunya komplit banget yaa mbak. Jadi penasaran nih, pengen bacakan juga buat anak-anak saya di rumah. Pasti pada suka~

    ReplyDelete
  18. Alhamdulillah ada lets read lebih praktiss. hihihi.. selamat mengeksplore..

    ReplyDelete
  19. Aku jatuh cinta sama aplikasi ini. Sekarang ga perlu takut kehabisan bacaan buat anak

    ReplyDelete
  20. Seru buku Lets Read, pengen dicetak semua deh rasanya hehe

    ReplyDelete