Hari Raya Idul Fitri, Mengeratkan Silaturahim Keluarga


Lebaran tak sama bukan berarti hal krusial, tetapi berbeda cara memandang hilal dan penetapan waktu masuk ke penanggalan. 

Tahun ini, terjadi lagi, berbeda waktu berlebaran, bukan suatu hal yang harus dibesar-besarkan. 

Namun, lebaran kali ini perlu 1 hari lagi bersabar dan menggenapkan menjadi 30 hari lebaran. Meski saat tayangan TV untuk penetapan dalam sidang isbat begitu lama bahkan masuk shalat isya masih belum selesai perundingannya. Mengapa lama yaa? Berharapnya ke depannya kalau magrib misal belum kelihatan, bisa lanjut diputuskan jadi bisa bersiap tarawih misalnya. 

Akhirnya diputuskan 1 syawal di tanggal 21 Maret 2026 pada hari Sabtu. 

Di sisi lain, sudah ada yang tiba di kampung halaman, ada yang sudah menyiapkan menu ketupat dan opor ayam, atau juga rendang. Dan semuanya merayakan hari raya dengan hati gembira dan kembali pada fitri. 

Lebaran kali ini berbeda karena suami mendapat orderan mengantar teman yang hendak mudik ke Bandara. Perjalanan mengantar hanya 3 jam, tapi begitu pulang dengan memakan waktu 6 jam tentu menjadi cerita tersendiri bagi suami saya. 

Dan dia memilih istirahat sejenak setelah kemacetan yang luar biasa dan saya berlebaran di rumah orang tua. Alhamdulillah bisa menamatkan tilawah juga sampai 30 juz.

Satu hari tambahan hari untuk berpuasa membuat saya bersemangat menamatkan tilawah 6 juz terakhir. Kalau tidak ada 1 hari tambahan mungkin nggak sampai tamat tilawahnya. Alhamdulillah terima kasih ya Allah. 

Lebaran di hari pertama bersama suami ke rumah Nenek angkatnya mertua dan menyantap hidangan lebaran. 

Yang istimewa saya bersama keluarga besar bisa takziyah ke makam almarhum adik saya di Cikutra, naik mobil paman saya sekeluarga. Masya Allah.

Lanjut diantar Pak Lek pulang ke gunung. Ada insiden kuncinya terbawa sama saya sehingga pak suami masih terjebak di luar rumah, he.

Selanjutnya hari kedua lebaran kami berkeliling ke rumah keluarga suami ke Ua Etty dan Ua Jeje. Di ua etty kami mengobrol banyak terutama soal Aska yang mau lanjut SMP. Di Ua Jeje kami makan ulen yang enak. 

Lanjut ke Ua Emmy di Cimahi mengobrol dengan Teh Rihsa. Lanjut ke IKEA makan siang disana menunya enak banget. Ada bakso mushroom dan mashed potatoes. Minumnya bisa isi ulang. 

makan bareng di ikea

Senangnya saat bisa dapat es krim tetap dan lanjut pulang.

Hari ke-3 lebaran kami ke Sumarecon Mall bersama Kai dan Kakang. Main disana seharian dan emaknya juga ikut main. 


Lanjut makan-makan steik tenderloin enak banget. alhamdulillah syukron Abi. 


hari ke-4 lebaran periksain Aski ke dokter gigi dan lanjut kumpul keluarga. Bina masak cake red velvet dan Bude buat es ubi ungu yang viral itu enak banget. Masya Allah.

Saya masak ayam goreng, tempe goreng dan juga nasi biryani.

Sorenya Bina beli pizza banyak banget 6 loyang moga berkah. Amiin kumpul keluarga yang mantap

No comments