Beberapa bulan yang lalu saya hampir rutin ke dokter mata untuk ganti lensa kacamata.
Selama menunggu dipanggil, saya melihat banyak lansia yang datang berobat ke dokter mata untuk operasi katarak. Mata ditetesi obat merah oleh perawat, kemudian menunggu untuk jadwal ke dokter, yang mau operasi sore atau besoknya.
Selain lansia, yang datang ke spesialis mata adalah anak-anak dan juga remaja. Sampai yang paling membuat saya gagal fokus adalah ada anak seumuran SMA yang melihat HP dengan jarak sangat dekat.
Rata-rata lansia didampingi dari pihak keluarga, dan saya juga perhatikan ada ciri khas dari orang katarak karena di ada bercak warna putih di tengah bola mata yang seharusnya hitam (baca: sudah keruh).
*
Operasi Katarak, Solusi bagi Lansia yang Memiliki Pandangan Keruh dan Buram
Katarak adalah kondisi kekeruhan pada mata, dan menyebabkan penurunan fungsi pada penglihatan. Biasanya dialami oleh lansia mulai dari 55 tahun sampai 70 tahun ke atas.
Hal yang umumnya terjadi adalah saat melihat ke arah jauh seperti buram, kabur. Katarak tak bisa diobati, selayaknya penyakit biasa, tapi bisa sembuh dengan jalan operasi.
Operasi katarak bertujuan untuk mengganti lensa karena faktor usia atau lainnya dan diganti dengan lensa tanam di dalam mata, jadi tidak mengganjal.
Di KMN Eyecare, metode operasi katarak yang digunakan adalah teknik Fakoemulsifikasi. Operasi yang dilakukan singkat, tidak sakit, dan juga menggunakan anastesi lokal.
Penetesan di mata yang akan di operasi untuk membuka manik mata. Operasi katarak bertujuan untuk mengganti lensa karena pandangan keruh dan juga berkabut sehingga mata akan melihat jelas lagi.
Dalam operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi, teknik yang digunakan adalah getaran ultrasonik untuk menghancurkan dan menghilangkan katarak. Operasi ini memakan waktu kurang lebih 30 menit.
Namun berbeda dengan operasi lasik, operasi lasik berfungsi untuk memperbaiki penglihatan minus, plus dan silinder saja. Jadi fokus untuk memperbaiki kelainan refraksi, sedangkan untuk operasi katarak untuk mengganti lensa mata yang keruh, dan juga dapat memperbaiki kelainan refraksi. Sehingga bisa bebas memakai kacamata juga.
Baca juga: Pengalaman Operasi Lasik
Pada penyakit katarak, penglihatan keruh tak bisa diobati, tapi dikeluarkan dengan lensa buatan.
Penjabarannya seperti ini bola mata dilubangi kecil, lensa disedot keluar. Kemudian lensa terlipat dimasukkan, dia akan mengembang sendiri, menempati lensa yang tadi dikeluarkan.
Pentingnya Jadwal Check Up ke Dokter Mata
Jika kita memiliki kendaraan di rumah, seperti motor atau mobil, tentu kita memiliki jadwal check up untuk motor atau mobil tersebut. Hal ini digunakan agar performa optimal.
Begitupun tubuh kita ini. Fisik yang Allah Swt. titipkan kepada hamba-Nya ini, harus kita jaga dan rawat sebagaimana mestinya.
Pada anak-anak mungkin kita sering mendengar bahwa anak-anak memeriksakan giginya rutin tiap 6 bulan sekali. Untuk kesehatan mata, anak-anak juga dapat dirutinkan untuk mengecek kesehatan matanya tiap 6 bulan atau 1 tahun sekali.
Lalu bagaimana mengecek pada orang dewasa, dalam hal apa orang dewasa bisa untuk kontrol? Yakni pada saat kalau kacamata kita terlihat kabur saat melihat, atau juga berkabut atau berasap, itu adalah tanda agar melakukan pemeriksaan rutin.
Menunda operasi katarak bukanlah menjadi hal yang baik. Jika terlalu lama menunda operasi katarak malah bisa menjadi bertambah berat dan juga bisa bertambah parah, atau juga dalam kasus berat katarak bisa menyebabkan kebutaan pada penderitanya.
Pernah juga istilah kalau gula bisa kena ke mata?
Ya, saya pernah dengar hal itu. Saat diabetes atau gula darah tinggi itu akan berpengaruh pada penglihatan yang kabur.
Maka pentingnya mengontrol gula darah kita.
Selain itu, apalagi yang bisa kita lakukan agar katarak bisa dicegah? Yakni dengan mengonsumsi makanan tinggi antioksidan seperti buah-buahan dan sayur. Serta pemeriksaan mata rutin, setelah usia 40 tahun.
Memang, usia yang sudah lanjut, hal katarak tidak bisa dicegah. Jikapun harus operasi katarak, kita bisa melakukannya dengan berbagai persiapan, dari mulai rutin memeriksakan ke dokter untuk melihat kondisi mata, dan istirahat yang cukup sebelum operasi.
Inilah 5 Manfaat yang Dirasakan Setelah Operasi Katarak
1. Penglihatan Jelas dan Jernih Setelah Operasi Katarak
Setelah operasi katarak lensa mata yang keruh diganti dengan lensa buatan, sehingga pandangan menjadi tajam dan tidak berkabut. Pandangan yang semula terasa kusam sebelum operasi, menjadi cerah setelah operasi katarak.
2. Mengurangi Silau
Terkadang saat melihat silau, mata terasa pedih. Dengan operasi katarak, mata lebih nyaman saat melihat cahaya matahari.
3. Meningkatkan Kemandirian
Semula untuk melakukan aktivitas mandiri memerlukan bantuan seperti melihat jam di dinding, membaca pengumuman minta dibacakan, berjalan tak dapat dilakukan sendiri. Setelah operasi katarak, dapat melakukan aktivitas sendiri, seperti berjalan, membaca, mengaji, dapat dilakukan sendiri. Sehingga mengurangi ketergantungan orang lain.
4. Mengurangi Risiko Jatuh pada Lansia
Saat berjalan seringkali adakalanya tidak melihat dengan jelas, lantas menabrak, atau terjatuh. Dengan operasi katarak, bisa mengurangi risiko jatuh pada lansia.
5. Sekaligus Memperbaiki Kelainan Refraksi
Jika ada orang tua atau lansia yang memiliki kelainan refraksi seperti minus, plus dan juga silindris, kemudian ingin dihilangkan juga minus, plus dan silindrisnya, dapat dilakukan sekaligus, yakni operasi katarak dan juga operasi lasik, sehingga menjadi 2 manfaat sekaligus.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Operasi Katarak
Hal yang tidak boleh dilakukan setelah operasi Katarak:
1. Tidak boleh terkena air
Tidak boleh terkena air, tapi bukannya tidak mandi juga. Akan tetapi, tidak mengenai bekas mata yang dioperasi.
2. Jangan mengucek mata yang dioperasi
Penting untuk tidak mengucek mata yang dioperasi karena mata baru saja mendapat treatment diganti lensanya, sehinggu perlu waktu pemulihan kurang lebih seminggu.
3. Jangan batuk atau bersin terlalu keras
Saat sudah operasi katarak, penting untuk tidak batuk atau bersin terlalu keras karena memengaruhi proses penyembuhan mata yang masih sangat sensitif.
5. Jangan membungkuk
6. Jangan tidur miring ke area mata yang dioperasi
7. Bagi Muslim, shalat tidak boleh rukuk dan sujud
8. Tidak mengangkat beban berat lebih dari 5kg.
Setelah operasi katarak, untuk mempercepat proses pemulihan untuk memerhatikan pesan dari dokter untuk rutin kontrol di hari pertama, hari ketujuh dan hari ke-28, serta meminum obat yang telah diresepkan dokter. Semoga lekas sembuh. []



No comments