Profil Ustadz Muhammad Faizar Berdakwah dengan Ruqyah Syar'iyyah

Profil Ustadz Muhammad Faizar

Ustadz yang satu ini tentu kita sudah tak asing dengan wajahnya kan? Saat awal-awal kemunculannya di TV beliau melakukan ruqyah membacakan ayat-ayat suci Al Quran secara psikis mendapat pengaruh sihir dan lainnya. 

Kita mengenal Ustadz Faizar aktif dalam Ruqyah Syar'iyyah. Ruqyah Syariah adalah suatu pengobatan dengan cara membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Ruqyah Syariah dilakukan oleh seorang muslim, baik untuk tujuan penjagaan dan perlindungan diri sendiri atau orang lain, daripada pengaruh buruk, pandangan mata manusia dan jin, pengaruh sihir, gangguan kejiwaan, dan berbagai penyakit fizikal, kebatinan serta hati.

Ya beliau berdakwah dengan Ruqyah. Memiliki ciri khas logat Jawa yang kental dan mata sipit. Ketika ditanya oleh Ustadz Oemar Mita apakah ada keturunan Chinese, Ustadz Faizar tertawa dan mengatakan bahwa ia asli Japit, Jawa Sipit. Beliau juga seorang Hafidz memiliki bacaan Al Quran yang baik, fasih, dan senang mendengar bacaan Qurannya. 

Baca juga: Profil Ustadz Oemar Mita, Lc 

Ustadz Faizar secara tidak langsung ingin meluruskan aqidah umat Muslim yang mungkin kadang sering tercampur dengan syirik dalam kesehariannya. Disini kita mengetahui bahwa tindakan Ruqyah ini sebagai ikhtiar agar terhindar dari masalah yang secara kasat mata tak terlihat (pelet, melepas jin nasab, dan meminta tolong pada dukun) ikhtiar yang kita lakukan semata mata meminta perlindungan kepada Allah. Dengan perantara Ruqyah, namun hakikatnya meminta tolong pada Allah.  

Setelah dibacakan ayat-ayat Al Quran Ustadz Faizar atas kehendak Allah bisa membuat jin di dalam tubuh pasien Ruqyah menjadi kesakitan dan ingin keluar. Ayat yang dibacakan kalau kita pahami artinya berisi tentang ketauhidan. 

Da'i yang dakwahnya masyaAllah ketika dia juga bisa mendakwahi jin kafir yang menempel pada manusia dan gak jarang kita lihat pada saat Ruqyah, Ustadz Faizar mengajak jin kafir untuk masuk Islam. Namanya jin juga ada yang sesat tidak tahu jalan, ikutan ke alamnya manusia.  

Permasalahan indigo yang terjadi sering bisa melihat makhluk lain adalah bukan suatu kemampuan lebih seorang manusia, namun itu adalah cara setan untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah yang lurus. Ustadz Faizar sendiri pernah bercerita bahwa siapa yang bisa melihat berarti di dalam dirinya juga ada. Dan bisa dihilangkan. 

"Tapi bukan berarti kejadian ghaib di luar nalar semua dari jin, karena manusia kadang diberi firasat karena bekal imannya, diberi ilham, hadtsun, dan ru'ya as shaadiqah yang itu murni dari Allah." Ujar Ustadz kelahiran 1991 ini. 

Jadi ingat dengan salah satu Ustadz yang mengatakan bahwa kalau ada yang kesurupan "Tidak usah diapa-apakan, tinggalin aja, nanti juga keluar sendiri." Wkwkwk mereka sedang cari perhatian, kata Ustadz yang pernah satu kantor dengan saya dulu.

Yang paling terbaik adalah meruqyah diri sendiri karena kalau sudah ada niat dari dalam hati dan tekad agar tidak masuk lagi ke dalam diri, naudzubillah. Dan setan itu mengalir dalam darah mengganggu manusia dan jin sesuai sifatnya mereka tersembunyi dalam diri dan sering tak disadari maka kita harus mendekatkan diri kepada Allah sebagai perlindungannya. 

Rasulullah saw. pernah diruqyah oleh Jibril

Tapi tahukah teman-teman, dari rumaysho.com, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah diruqyah oleh Jibril.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Jibril pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “Wahai Muhammad, apakah engkau sakit?” Beliau menjawab, “Iya, benar.” Jibril lalu mengucapkan,

بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ

“BISMILLAAHI ARQIIKA MIN KULLI SYAI’IN YU’DZIIKA WA MIN SYARRI KULLI NAFSIN AW ‘AININ HAASIDIN. ALLAAHU YASYFIIKA BISMILLAAHI ARQIIKA. (Artinya: Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dan dari keburukan penyakit ‘ain yang timbul dari pandangan mata orang yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu. Dengan nama Allah aku meruqyahmu).” (HR. Muslim, no. 2186. Lihat bahasan di Al-Bahr Al-Muhith Ats-Tsajaj fii Syarh Shahih Al-Imam Muslim bin Al-Hajjaj, 35:704-706)

Ada 2 pendapat yang menyatakan bahwa Ruqyah tidak boleh dan boleh. Namun Rasulullah pernah diruqyah juga. Komprominya, Ruqyah yang tidak boleh adalah yang ruqyah yang di dalamnya berasal dari kalimat kekafiran dan ruqyah yang tidak jelas dari bahasa non-Arab, juga ruqyah yang tidak diketahui maknanya. Inilah yang tercela. Ada juga yang mengatakan bahwa yang lebih afdal adalah meninggalkan ruqyah dan tawakal, tetapi hukum ruqyahnya masih boleh. Jadi catatan disini masih boleh(Lihat bahasan dalam Al-Bahr Al-Muhith Ats-Tsajaj Syarh Shahih Al-Imam Muslim bin Al-Hajjaj, 35:701-703)

Ustadz Faizar merupakan alumni Gontor Ponorogo Darussalam Kampung Damai. Kebayang yaa santri berpakaian sopan, sarung dan menenteng Al Quran.

Pada saat mudanya beliau pernah menjadi Marosim (istilah anak pernah menjadi takmir) dan saat tangan di ke ataskan saat sudah masuk waktu shalat, dalam hitungan 1 sampai 10 anak-anak santri akan lari bersegera ke Masjid dalam hitungan 1 sampai 10. 

Ustadz Faizar juga bercerita dalam vlognya bahwa beliau suka tidur bersama teman-teman lainnya di dekat sunduq lemari khusus jadi ahli suffah tidak kembali ke rayon dipersilahkan tinggal di dekat lemari khusus. 

Ini merupakan perkumpulan para hafidz quran. Disini juga merupakan tempat tasmi' 1 teman dengan teman. MasyaAllahnya bukan kewajiban atau bukan kurikulum, tapi atas kesadaran sendiri. MasyaAllah. Kelas 5 jadi proletar belum jadi mudabbir 

Langsung sedih deh kenapa dulu saya gak nyantri. Haha. 

Ustadz Faizar telah menikah Istrinya Aisyah Jelita, dan memiliki satu putri. Beliau juga saat ini merupakan Founder Arsyadayadaka dan Umfstore. Beliau telah menulis 2 buku yakni "Risalah Pelebur Jin Leluhur" dan "Mukjizat Penyembuhan Ayat Al Quran". Jadi penasaran nih pengen baca bukunya juga. ^^

Ustadz Faizar juga ini juga sering disebut Hokage yang melindungi desa. Hokage gitu lho yang melindungi desa. Kalau udah nonton film Naruto pasti tau ini, ya. Hihi. Kalau saya bukan penyuka Anime jadi kurang ngikutin sih. Hehe.

Ustadz ini juga aktif dalam sosial media instagramnya sering berbagi ilmu kepada kita semua. Sering pertanyaan yang diajukan tentang materi-materi Ruqyah. Seperti misalnya ada yang bertanya bahwa adakah yang bisa melihat masa depan? 

Ustadz Faizar mengungkapkan bahwa tidak ada yang bisa melihat masa depan. Nabi Muhammad saw. berkata bahwa "Kabar dari tukang ramal akan dicampur 100 kedustaan. tidak akan bisa mengabarkan secara detail gambaran masa depan karena itu termasuk ghaib Mutlak. Ghaib Mutlak tidak akan Allah tampakkan sebagiannya kecuali kepada Nabi dan Rasul yang diridhoi-Nya. (QS Al Jinn: 26-27) 

Jadi kesimpulannya tidak ada yang bisa melihat masa depan kecuali kepada Nabi dan Rasul terdahulu saat wahyu diturunkan. 

Lalu ada yang bertanya lagi, ketika orang telah meninggal dunia dan dibangkitkan apakah ia punya akal dan memori? Ustadz Faizar mengatakan bahwa punya yakni diantaranya dalil Al Baqarah ayat 25 dimana penghuni surga mengingat rezeki yang dulu pernah dikaruniakan Allah ketika hidup di dunia.

Sekian perkenalan kita dengan Ustadz Muhammad Faizar. Ustadz Faizar juga berkata bahwa ia tak bisa apa-apa kecuali bimbingan alquran. Tulisan ini Sebagai pengingat agar kita tidak terjebak dari pintu setan yang menggoda manusia hampa dan kering dari embun keimanan dan Al Quran. 

Untuk tahu update beliau bisa dilihat di instagram beliau akun: Muhammad Faizar. Saat ini pengikut beliau di instagram mencapai 433k. Untuk channel Youtube nya lebih banyak sudah mencapai 1.1 juta subscribers. Alhamdulillah. Disana ada proses saat meruqyah. Jika kuat bisa nonton sampai akhir, jika jadi borangan (takutan) lebih baik gak usah ditonton. Hehe. Semoga bermanfaat. []

1 comment